Senin, 12 April 2010

Memang sebaiknya kita beribadah bukan karena semata-mata syurga dan neraka. Tapi apa hikmah nya Allah jadikan juga syurga dan neraka? Karena itu adalah satu cara Allah mendidik manusia. Supaya manusia takut berbuat dosa dan berkorban habis-habisan agar mendapat ganjaran yang berlipat ganda di akhirat nanti, semata-mata karena Allah SWT.
Tidaklah salah apabila kita takut akan azab Allah, takut akan dosa-dosa kita, merindui syurga yang Allah janjikan kepada hamba-hamba yang cinta dan takut kepada-Nya. Berita-gembira (Tabsyir) dan Kabar yang menakutkan (Tanzir) adalah cara mendidik manusia.
Contoh Kabar gembira:
Firman Allah Maksudnya: “Ada pun orang-orang yang beriman dan beramal soleh, bagi mereka Syurga Makwa sebagai anu­gerah atas apa yang mereka kerjakan.” (As Sajadah: 19)
Contoh Kabar yang menakutkan:
Firman Allah Maksudnya: “Adapun orang-orang yang fasik maka tempat kembali mereka adalah Neraka. Setiap kali mereka mahu keluar darinya, mereka dikembalikan ke dalamnya, lalu dikatakan kepada mereka: Rasakanlah azab Neraka yang dahulu kamu dustakan di dunia.” (As Sajadah: 20)
Sayidina Umar bin Khattab pernah berkata: “Jika hanya ada satu orang saja yang masuk neraka, maka akulah orangnya”. Ini menunjukkan rasa takut Sayidina Umar akan azab Allah di hari akhirat nanti boleh membuatnya kuat beribadah dengan ALLAH SWT. Wallahualam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar